prasasti“Tanda Parningotan Panuanan Hariara tingki Partangiangan Pomparan Raja Simangunsong” yang terjemahannya kira-kira “Tanda Peringatan  Penanaman Hariara (Pohon) pada saat Do’a Bersama Keluarga Besar Raja Simangunsong”  pada tanggal 31 Oktober 1964 bertempat di Lumban Bulbul Balige. Kita keluarga besar Raja Simangunsong sedikit banyak sudah memahami  makna  di bangunnya “Tanda” tersebut.

H A R I A R A

ariara3

MAKAM (TAMBAK) RAJA SIMANGUNSONG

SEBELUM DIRENOVASI

123tugu_0002

123tugu_0003

IMG

SETELAH DI RENOVASI

tugu raja simangunosong